KROMATOGRAFI : Definisi, Klasifikasi, dan Mekanisme - LateLite

KROMATOGRAFI : Definisi, Klasifikasi, dan Mekanisme

Definisi

Pemisahan campuran senyawa menjadi senyawa murninya dan mengetahui kuantitasnya merupakan masalah penting dari pekerjaan di laboratprium kimia

Teknologi yang penting untuk analisis dan pemisahan preparatif pada campuran bahan adalah kromatografi

Teknik pemisahan ini pertama kali diperkenalkan oleh Michael Tswett seorang dosen botani di Universitas Warsawa.







Tswett memisahkan pigmen tumbuhan (klorofil dan xantofil) dalam suatu kolom kaca berisi natrium karbonat.
Warna yang terbentuk akibat elusi pelarut organik membentuk pita-pita berwarna dalam kolom
Teknik tersebut diberi nama kromatografi (chroma – warna, graphien – tulisan)

Definisi Kromatografi Famakope Indonesia IV 1995 hal 1002

Prosedur pemisahan zat terlarut oleh proses migrasi diferensial dinamis dalam sistem yang terdiri dari dua fase atau lebih, salah satunya bergerak secara berkesinambungan dalam arah tertentu dan di dalamnya zat-zat itu menunjukkan perbedaan mobilitas disebabkan adanya perbedaan dalam adsorpsi,  partisi, kelarutan, tekanan uap, ukuran molekul, atau kerapatan muatan ion, dengan demikian masing-masing zat dapat diidentifikasi atau ditetapkan dengan metode analitik

Yang terlibat dalam kromatografi

- Zat terlarut, yang didistribusi antara dua fase
- Dua fase : fase diam dan fase gerak
- Fase gerak membawa zat terlarut melalui media hingga terpisah dari zat terlarut lainnya yang terelusi lebih awal atau lebih akhir
- Zat terlarut dibawa melewati fase padat oleh pelarut dalam bentuk cair atau gas, disebut ELUEN atau fase Gerak
- Fase diam bertindak sebagai penjerap(adsorben) atau cairan sehingga terjadi partisi antara kedua fase

Klasifikasi 

- Berdasarkan geometri :

1. Kromatografi kolom dan kromatografi planar

- Berdasarkan sifat fisika sampel :

1. Kromatografi gas ( sampel harus menguap agar terbawa oleh fase gerak gas)
2. Kromatografi cair (sampel harus larut dalam pelarut organik atau air, komponen fase gerak)





Pembagian kromatografi

Kromatografi gas

- Fase gerak : hanya membawa analit melalui fase diam
- Laju aliran : berpengaruh pada pemisahan
- Fase diam : sangat berperan atau turut serta dalam proses pemisahan sampel
- Suhu : (injektor, kolom, detektor) berpengaruh pada pemisahan

Kromatografi cair

- Sampel, fase diam, dan fase gerak semuanya berinteraksi dalam pemisahan sehingga lenih intensif (terutama polaritas, ukuran molekul, afinitas, sifat permukaan fase diam dan gerak)
- Laju alir akan berpengaruh pada retensi
- Suhu akan berpengaruh pada waktu retensi

Mekanisme umum

1. Pemisahan dicapai dengan mengendalikan dan menciptakan interaksi analis-fase gerak-fase diam
2. Perbedaan migrasi analit karena mekanisme  interaksi antara analit-fase diam-fase gerak
3. Perbedaan migrasi menunjukkan waktu retensi relatif
4. Pada kromatografi kolom : fase gerak mengalir karena adanya perbedaan tekanan di antara ujung kolom
5. Pada kromatografi palanar : fase gerak naik atau turun karena gaya kapiler atau gaya gravitasi
6. Perbedaan interaksi atau afinitas antara komponen dengan kedua fase menyebabkan komponen -komponenitu bergerak dengan kecepatan yang berdeda melalui kolom
7. Komponen yang berinteraksi kuat dengan fase diam akan ditahan lebih lama dalam kolom dan yang lainnya terbawa fase gerak dengan lau migrasi yang berbeda


Sekian, Terimakasih
KROMATOGRAFI : Definisi, Klasifikasi, dan Mekanisme KROMATOGRAFI : Definisi, Klasifikasi, dan Mekanisme Reviewed by Gemilang on December 24, 2018 Rating: 5
Powered by Blogger.